Tritunggal di dalam Kaabah Mekah.

Istilah Tritunggal atau Trinitas biasanya ada dalam istilah Kekristenan. Istilah Trinitas atau Tritunggal menggambarkan kesatuan dari Tiga Oknum KeALLAHan yang ada di sorga dan yang menciptakan alam semesta ini. Ketiga Oknum yang dimaksudkan adalah Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus.

Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya Ketiga Oknum KeALLAHan saling bekerja sama, saling mendukung, saling mengetahui satu dengan yang lain. Begitu pula KeESAan Tiga Oknum KeALLAHan itu nyata sekali sesuai dengan Firman Tuhan (Alkitab). Ketiga Oknum KeALLAHan itu ESA dalam perbuatan, pikiran, perkataan dan tujuan. Demikianlah gambaran Trinitas/Tritunggal yang dianut oleh Kekristenan.

Dalam agama Islam, istilah ini tentunya ada di dalam Kaabah di Mekah. Tetapi istilah Tritunggal disini tidak sama maksudnya dengan istilah Tritunggal bagi kaum Kristen.

Tritunggal di Kaabah di Mekah adalah tiga tiang penopang yang ada di dalam Kaabah, yang membuat Kaabah itu berdiri tegak dan tidak goncang. Jika saja satu tiang penopang itu diambil/dikeluarkan dari tempatnya, maka akan rubuhlah Kaabah itu, sehingga kain hitam yang membungkusnya akan lepas.

Di Indonesia ada istilah sebagaimana di negara-negara lain, seseorang yang ada hubungan dengan Nabi Muhammad SAW saja, yang dapat masuk ke Kaabah untuk melihat langsung bagian dalamnya. Mereka dikenal dengan nama Habib atau Habaib. Merekalah yang bisa masuk dan melihat struktur bangunan Kaabah yang bertutupkan kain hitam tersebut.

Istilah Tritunggal ternyata tidak hanya ditemukan di dalam Alkitab kaum Kristiani, tetapi juga di kalangan Muslim.

http://umat.webs.com
http://maranatha-dunia.blogspot.com

Kategori: Penjangkauan

Keywords Artikel: Injil, kaabah, Kristen, Kristus, mekah, trinitas, tritunggal

Topic Artikel: Renungan dan Artikel

Comments

Ngaco

ngaco ah, itu kan g ada hubunganya ama akidah islam. semisal didalam kabah pondasinya di ditambah atau digantikan juga g masalah sama muslim.. "Jika saja satu tiang penopang itu diambil/dikeluarkan dari tempatnya, maka akan rubuhlah Kaabah itu, sehingga kain hitam yang membungkusnya akan lepas." dulu sebelum dibangun g ada penyangganya jg g roboh...