Syalom, kasih karunia dan hikmat Allah menyertai kita.
Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang Allah Mahakuasa. Tulisan sepertinya menggundang banyak pembaca untuk berargumen, bahkan ada sedikit yang agak keras dalam menyampaikan argumennya. Puji Tuhan.
Selaku umat kristiani, yang percaya dan mempercayakan hidupnya pada Yesus Kristus kita di tuntut untuk mampu mengekspresikan iman percaya kita dalam segala bentuk. Menjadi kristen atau percaya pada Kristus Yesus itu memang hal yang tidak dapat dimengerti. Ada banyak kontradiksi yang terjadi dalam proses kehidupan/pemahaman dan aktualisasi diri. Mengapa? karena semuanya memang tidak memiliki bukti kongkrit. Paulus mengatakan, "... sebab didalamnya nyata kebenaran Allah yang bertolak dari iman dan meminpin kepada iman", Roma 1: 17. Kekristenan itu aneh bagi mereka yang aneh, tetapi nyata bagi mereka percaya.
Allah itu mahakuasa dan mahapencipta serta segala kemuliaan adalah miliknya. Jadi Ia pasti dapat menciptakan apapun serta mampu mengangkat apapun, termasuk dosa (jangan terjebak dengan permainan kata-kata atau pemikiran yang terbatas)
Mengapa ada pernyataan "MENCIPTAKAN YANG TIDAK BISA DIANGKATNYA", karena ini keluar dari pemikiran seorang ciptaan yang tidak lain adalah terbatas.
Seorang yang percaya pada Yesus Kristus dan mempercayakan hidupnya pada Yesus Kristus tidak akan berkata atau berfikir seperti itu.
Kita memang harus seperti yang dikatakan Allah melalui Paulus "...Orang benar akan hidup oleh Iman". Roma 1: 17.
Setiap orang dituntut untuk percaya kepada apa yang tidak dapat dijangkau oleh dirinya sendiri, serta mempercayakan seluruh hidupnya pada apa yang dia tidak pahami. tentang apa dan siapakah yang dibicarakan ini, tentang Allah. Ironis memang serta merupakan keanehan bagi dunia, mengapa ada orang yang mau percaya kepada sesuatu yang tidak dia pahami/mengerti.
Disinilah letak iman kristen atau yang lebih jelas keselamatan yang diberi oleh Yesus. Memang aneh Bapak/Ibu/Saudara tetapi itulah yang akan memerdekakan. Dengan kemerdekaan dari Yesus kita menang dan berkemenangan. Kalau sesuatu itu dapat dipahami/dijangkau pemikiran maka sesuatu itu pasti akan gagal suatu waktu. Nikmatilah keanehan Iman kristen itu dengan sukacita dan pengharapan maka keanehan itu pasti berdampak yang nyata. Amin. Salam Kasih Pdt S Sumantriono Saragi.
- Log in to post comments