Dalam suatu pelatihan menulis yang pernah saya ikuti, ada satu saran
yang masih nempel di otak saya yang memacu saya untuk tidak takut
menulis. "Pokoknya teruslah menulis sampai selesai, jangan pedulikan
ejaannya (baca: tanda baca) benar atau salah."

Ya, memang satu kendala yang dulu sering mengusik proses menulis yang
saya lakukan adalah ketika saya berpikir, tanda bacanya pas tidak ya?
Apakah benar tanda koma ada di sini? Kalau untuk kalimat ini, apa
perlu titik dua? Petik tunggal setelah titik atau sebelumnya?

Ketika memulai menulis, pusing memikirkan hal-hal itu memang dapat
menjadi batu sandungan yang akhirnya membuat ayunan pena berhenti.
Meskipun tanda baca itu seharusnya tidak menjadi kendala saya, karena
sejak sekolah dasar pun kita sudah diajari cara memakainya. Seperti,
titik untuk mengakhiri kalimat, tanda tanya untuk kalimat bertanya,
dan tanda seru untuk kalimat perintah.

Mungkin kita masih mengingat bagaimana menggunakan tanda titik, tanda
tanya, dan tanda seru tersebut. Tapi, kalau bagaimana dengan tanda
koma (,), titik dua (:), titik koma (;), petik tunggal ('), petik
ganda ("), apakah kita dapat menggunakannya dengan benar?

Memang tidak baik, jika pada awal menulis kita terlalu pusing
memikirkan tanda baca ini. Tetapi ke depannya, bila Anda memang
berniat terjun dalam dunia tulis-menulis ini, mempelajari dan
menggunakan pemakaian tanda baca yang benar sangatlah perlu. Karena,
bukankah Anda ingin agar tulisan yang sudah Anda buat dimengerti orang
lain? Dan itulah manfaat yang diberikan oleh tanda baca ini.

(Baca artikel ini dan ini, bisa jadi bahan pengaya, trus komen di sini ya Smile)