Alkitab bercerita tentang Yesus (Lukas 24:27 berkata:"Lalu Yesus menjelaskan kepada murid-murid-Nya apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab suci, mulai dari kitab-kitab Musa (hukum taurat) dan segala kitab nabi-nabi), dan Lukas 24:44-45 berkata:" Yesus berkata kepada mereka:"Inilah perkataan-Ku yang telah Kukatakan kepada kamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur. Lalu Ia membuka pikiran mereka sehingga mereka mengerti Kitab Suci."
Di dalam Alkitab ada cerita tentang Abraham, Musa, Yohanes dan lainnya tetapi Alkitab tidak bercerita mengenai para tokoh tersebut. Alkitab menceritakan Yesus dari kejadian sampai dengan Wahyu.
Yohanes 5:30-40 berkata:"Kamu menyelidiki Kitab -kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-Kitab suci itu memberi kesaksian tentang Aku , namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
Pada waktu Yesus berkata di pasal tersebut PB belum ada. Kita mengenal Yesus untuk mendapat hidup kekal, baca Alkitab untuk hidup kekal, oleh sebab itu harus datang kepada Yesus supaya dapat hidup kekal.
Kitab kejadian bercerita tentang Yesus, dalam Yohanes 8:56-58:'Abraham bapa-Mu bersuka cita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersuka cita. Maka kata orang Yahudi itu kepada-Nya "Umur-Mu belum sampai 50 tahun dan Engkau telah melihat Abraham?' Kata Yesus kepada mereka sesungguhnya sebelum Abraham jadi Aku telah ada."
Abraham telah melihat hari-Nya Yesus maka ia bersuka cita. Bagaimana kita tahu Abraham telah melihat harinya Yesus? Karena Allah harus datang kedunia ini melalui keuarga Abraham maka Abraham dijanjikan tahun depan akan punya anak dan Abraham mendapatkannya. Ada anak atau pun tidak bukanlah masalah bagi orang yang sudah berumur 100 tahun tetapi Abraham tahu bahwa dengan mendapatkan anak berarti tandanya Allah sudah datang dalam keluarga Abraham.
Kitab kejadian becerita Abraham merindukan Yesus. Kejadian bukan cerita Abraham tetapi cerita Abraham merindukan Yesus. Yesus sudah ada sebelum Abraham ada. Seumur hidup Abraham merindukan Yesus, maka dia bersuka cita akan harinya Yesus.
Kitab Keluaran cerita tentang Musa juga merindukan Yesus, dalam Ibrani 11:24-28.
Yosua, Mazmur, daud, Yeremia, Hosea, Yehezkiel, Daniel cerita mencari dan merindukan Yesus.
Bagaimana dengan Kidung agung yang berisi kisah kasih Salomo? Sama juga Salomo rindu Yesus. JIka Yesus hadir dalam hidupnya Salomo akan mengasihi Yesus lebih dari pada istri dan selir-selirnya.
Injil jelas cerita mengenai Yesus
Kisah para Rasul cerita berada bersama Yesus.
Surat-surat cerita harus rindu pada Yesus.
Mengapa Paulus menderita sengsara? karena merindukan Yesus.
Alkitab ada cerita mengenai orang kusta, pelacur , janda, pemungut cukai. Sama saja, Allah memperkenalkan diri kepada mereka melalui Yesus.
Alkitab adalah cerita: Abraham, Yosua, Yeremia, Yesaya, Hagai, Daniel, Yohanes bertemu Yesus.
Maka Alkitab itu gampang dimengerti. Baca Alkitab ada yang bertemu Yesus dan ada yang tidak bertemu Yesus. Orang kafir, Yudas, ahli taurat tidak bertemu Yesus.
Orang yang bertemu Yesus dapat hidup kekal dan yang tidak bertemu Yesus terima kutuk(Kematian kekal).
Cerita Alkitab adalah merindukan Yesus. Semua fokusnya pada Yesus. Ujung-ujungnya hanya Yesus.
Seperti sebuah rumah pasti ada pemiliknya. Pemilik Alkitab adalah Yesus. Kita mengajar/menginjil supaya mereka mengenal Yesus. Perintah Yesus di Markus 16:15-20.
Cara mengajar Alkitab harus kita kenalkan kepada Yesus. contah mengajar Alkitab yang tidak tepat sasaran seperti "Lihat Musa dia orangnya keras, iman nya kuat ayo teladani Musa. Mereka pikir itulah cara mengajar Alkitab tetapi tidak demikian.
Firaman yang diucapkan Allah itu penting. Apalagi sampai 2x, pasti sangat penting. Allah sudah 2 kali berfirman di Matius 3:17"Inilah Anak yang Kukasihi kepada-Nyalah Aku berkenan". dan di Matius 17:4-8 berkata:"Kata Petrus kepada Yesus,"Tuhan, betapa bahagianya kami berada di sini. JIka engkau mau biarlah kudirikan disini 3 kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia. Dan tiba-tiba dari dalam awan itu terdengar suara "Inilah anak yang Ku kasihi, kepada-Nya lah aku berkenan, Dengarkanlah Dia."
Murid-murid Yesus berpikir bahwa mereka juga harus mengikuti Musa dan Elia tetapi Allah katakan Dengarkan Yesus. Kita harus mengajar orang untuk kenal kepada Yesus bukan Musa atau Elia atau nabi-nabi yang hebat di jaman PL.
Jika diberi 10 detik untuk memeberitakan Injil apa yang harus dilakukan? Ceritakan nama Yesus. Alkitab cerita mengenai Yesus. fokusnya Yesus dan jika ditambahkan waktu harus dijelaskan lebih dalam lagi mengenai Yesus.
Tugas Alkitab adalah menyambungkan kita kepada Yesus.
Pemilik Alkitab adalah Yesus. Alkitab beda dengan kitab agama lain. Kitab agama lain berisi dogma, teori, filsafat. Alkitab tidak bicara tentang dogma/teori Alkitab tertulis dengan pengalaman orang bagaimana mereka bertemu Allah/Yesus.
Bagaimana roh najis beteriak-teriak dihadapan Yesus, Pelacur bertemu Yesus.
Kitab agama lain ditulis dengan sengaja oleh manusia maka diisi dengan dogma, teori, dan filsafat. Ditulis dengan cara masuk akal tetapi Alkitab tidak memiliki dogma, teori atau filsafat. contoh: seorang buta yang menjerit-jerit, Yesus keturunan Daud kasihanilah Aku.
Bagi orang yang belum kenal Yesus mereka akan menganggap Alkitab adalah buku porno dimana ada menantu tidur dengan anaknya, cerita pembunuhan, onani, mengintip orang mandi, cerita omongan setan/roh najis dan cerita seram-seram yang lain. Disini ditulis tidak ada teori/filsafatnya.
Ceritanya tidak ada sambungannya dan pendek-pendek dan jadi satu sehingga menjadi alkitab.
Kejadian 1:1 juga cerita pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Dari Awal cerita Allah, lalu Allah bekerja melalui Abraham, Musa, Daud dan seterusnya. Alkitab cerita mengenai Allah dan pihak yang bertemu Allah berganti-ganti. Allah kekal dan manusia berganti-ganti. Jika fokus pada manusia celakalah kita!! Yang kita inginkan adalah bertemu Allah dari awal sampai selama-lamanya.
Pemilik Alkitab adalah Allah. Pekerjaan Allah berlangsung terus, manusia tidak bisa merubahnya, manusia yang lewat dunia ini mentaati Allah/tidak. Jika percaya dapat hidup kekal jika tidak maka binasa. Maka fokus Alkitab adalah Yesus.
Menjadi anak Allah bukanlah hal yang sulit. Mendapat kuasa dari Allah saat ini kalau kita mengakui Wibawa Firman dari Allah maka dapat kuasa.
Usir roh-roh najis dalam nama Yesus dan praktekan. Usir roh-roh najis dalam nama Yesus inilah uang kontan dari Allah.
Jadilah murid-Ku, inilah uang kontan dari Allah.
Bahasa Roh, inilah uang kontan dari Allah.
Itulah iman kita. Kalau kita akui demikian maka kita akan dapat kuasa dan kuasa itu universal bukan milik seseorang tetapi semua yang terima nama Yesus dapat kuasa Yohanes 1:12 :"Tetapi semua orang yang menerima Nama-Nya diberi Kuasa, supaya menjadi anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam Nama-Nya."
Jika kita katakan kuasa itu hanya untuk Pendeta atau orang tertentu itulah Mistik/Tahyul.
Kalau kita sudah akui demikian maka Kuasa sudah menjadi milik kita. Kuasa didapat jika kita mengakui wibawa dari firman Allah.
Jika orang ragu-ragu terhadap firman Allah maka orang Kristen imannya lebih rendah dari setan/roh najis Yahobus 2:19.
Alkitab adalah cerita pendek yang masing masing bertemu Allah.
Pengakuan dari Yohanes : masih banyak perbuatan yang dilakukan Yesus, jika dicatat dunia tidak akan memuat cerita Yesus.(Yohanes 21:25) (Yohanes 20:31)
Alkitab adalah cerita mengenai Yesus. PB ditulis 40 tahun setelah Yesus naik ke sorga. Murid-murid Yesus melihat waktu Yesus menyembuhkan orang buta, mungkin orang disekitarnya juga ada tetapi mereka mengingat peristiwa yang memberikan dampak.
Alkitab menyaksikan orang yang memberi dampak pada banyak orang. Cerita pokok yang dimuat dalam Alkitab, cerita pinggiran dibuang. Jadi cerita yang memberikan dampak ditulis/ fakta-fakta yang dimuat di Alkitab.