Percaya bahwa Konsep Family Altar adalah Salah karena kita tidak lagi hidup dalam masa Keimamatan Ayah (zaman antara Adam sampai Taurat diturunkan)

Percaya bahwa Hukum Taurat sudah diGENAPkan
bukan dibatalkan dan seluruh paket Ibadah Simbolik yang terkandung
dalam hukum Taurat sudah selesai tugasnya.
Percaya bahwa Paket Ibadah Simbolik/Jasmaniah/Rituil (seperti nama Jehovah, aturan hari Sabat/Sabtu, makanan yang diHARAMkan,
Penyakit Kusta yang menyimbolkan Kutukan, Ritual Ibadah di Bait Suci)
semuanya telah selesai tugasnya, karena yang DISIMBOLKAN telah TIBA
(Anak Domba Allah yaitu Yesus Kristus).

Percaya bahwa ibadah yang bersifat lahiriah dengan berbagai ritualnya telah digantikan dengan ibadah Hakekat dalam roh dan kebenaran. Tidak ada simbol lahiriah (tidak ada keterikatan pada postur tubuh, waktu maupun tempat) dalam ibadah selain keteraturan dan kesopanan (Yoh.4:23-24, I Kor.14:40).

Percaya bahwa Keimamatan Harun
telah dihentikan dan kini setiap orang Percaya adalah IMAM, bahkan
Imamat yang Rajani (1 Pet 2:9). Tidak boleh ada jabatan imam atau
praktek keimamatan. Tidak boleh memberkati orang atau diberkati orang.
Zaman Family Altar sudah selesai. Tidak boleh ada yang angkat tangan di
akhir kebaktian untuk memberkati orang, karena itu adalah praktek
keimamatan. Dan yang benar adalah
Peneguhan Nikah bukan PEMBERKATAN Nikah. Gereja/Jemaat Lokal berfungsi sebagai Tiang Penopang dan Dasar Kebenaran menggantikan posisi bangsa Israel.

Percaya bahwa segala syair lagu pujian harus ditujukan kepada Allah dan sesuai dengan kebenaran Alkitab. Segala musik yang terindah hanya bagi Tuhan. (Kol 3:16, Why 7:12, Mat 26:30). Jika
Musik di Gereja anda tidak bisa dibedakan dengan Musik Dunia, maka ada
2 kemungkinan: Gereja semakin Duniawi atau Dunia semakin Rohani.

Percaya bahwa dalam Alkitab Tidak ditemukan Penumpangan Tangan untuk PEMBERKATAN dalam Perjanjian Baru. Penumpangan Tangan untuk Pengukuhan Jabatan (Gembala, Penginjil, Pengajar/Guru Jemaat dan Diaken) sebagai bentuk Restu/Approve atas nama Jemaat. (Kis 6:6, 13:3; 1 Tim 4:14, 2 Tim 1:6).

Percaya bahwa perpindahan anggota jemaat adalah cerminan kebebasan berpikir dan memutuskan.

Percaya bahwa Satu-satunya Alasan Alkitabiah yang berkenan kepada Tuhan untuk Pindah Gereja adalah Karena Mendapatkan Gereja yang Lebih Benar atau Lebih Alkitabiah. Tuhan akan sangat bahagia karena muridNya ternyata sangat cinta kebenaran.

Percaya bahwa Tidak boleh ada Satu orang pun yang belum lahir baru
menjadi anggota gereja/jemaat Tuhan. Orang-orang yang belum Lahir Baru
harus diInjili dengan sungguh-sungguh dan jika mereka betul-betul Lahir
Baru, mereka baru boleh menjadi anggota Jemaat, karena Jemaat/Gereja
adalah kumpulan Orang Percaya.

Percaya bahwa anggota jemaat harus menjalani kehidupan kekristenan yang memuliakan nama Tuhan, yang sopan, teratur, dan kudus (Ibr.12:14).

http://kristenfundamental.co.cc/