" Perlombaan Ular Beludak "

Iblis akan selalu berusaha menyesatkan jalan menuju Bapa, menghalangi jalan menuju Bapa, menyangkal hubungan pribadi kita dengan Bapa di Sorga melalui Yesus Kristus antara lain dengan memakai kriteria2 dimensi materi seperti harus ber’gerombol’ (memasukkan & mengusahakan unsur jumlah massa bagi kelompoknya), harus sekolah teologi (yang ternyata dominant menghasilkan ahli filosof (ajaran2 manusia), ahli politik, ahli event organizer, daripada “manusia rohNya”, juga termasuk harus mengikuti birokrasi “penguasa” (buatan manusia, bagaikan birokrasi pejabat umum), harus diakui oleh ini itu dll. Mencari pengakuan dari manusia ? Manusia yang di akhir jaman ini ternyata bebal makin bebal ? Diakui oleh A belum tentu diakui oleh B, C, D, E, jadi … adalah tepat bila kita berfokus kepada Bapa di Sorga.

 

 

Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus dan telah mengalami baptisan RohKudus, layak berhubungan langsung kepada Bapa di Sorga (YHWH).

 

 

Ketika TUHAN mengkaruniakan kepekaan kepada saya sehingga saya berani menggunakan kata “kami” yaitu bahwa sebenarnya saya tidak sendiri. Walau ketika saya berbicara mengenai DiA atau bersaksi mengenai DiA di dalam hidup saya dan kita, tampaknya hanya sendirian, tetapi sesuai janjiNya bahwa DiA akan menyertai saya (dimensi roh). Dan hal ini dapat saya rasakan melalui indera, hadiratNya yang tidak hanya perasaan, tetapi benar-benar dapat dirasakan seluruh tubuh. Adanya pancaran yang melingkupi seluruh tubuh, disertai keteduhan, ketenangan, perdamaian.

 

 

KepekaanNya membuat saya banyak kecewa di banyak gereja (judulnya/spanduknya). Ternyata gereja yang paling benar & paling nikmat di muka bumi ini adalah persekutuan denganNya di dalam hadiratNya dengan roh kita (di dalam dimensi RohNya), bukan dimensi jiwa atau psikologi.

 

 

Hal yang perlu saya ulang kembali yaitu bahwa iblis sangat gemar “mendorong” (hingga kebablasan/ekstrim) bila iblis tidak dapat menarik kita, kemudian iblis juga suka menuduh balik kepada diri kita (memutarbalikkan tuduhan agar kita merasa bersalah), kegemaran lainnya dari mula adalah menggoda kita.

 

 

Bagi kaum fundamentalis yang seakan-akan syarat masuk Sorga adalah harus hafal Alkitab, hal ini pun bisa dimanfaatkan iblis. Sebenarnya lebih penting meningkatkan SQ & kepekaan daripada harus hafal hingga bab & ayat serta nama tokoh atau sejarah dalam Alkitab. Semua yang di dalam dimensi materi (termasuk memori otak kita) bisa menutupi dan menipu firmanNya yang langsung & lebih spesifik bagi kita. Iblis pun bisa hafal Alkitab, berbicara pakai ayat-ayat dalam kitab, bahkan koleksi kitab.

 

Kategori: Misi

Keywords Artikel: lomba

Topic Artikel: Misi

Comments

Ah.. iblis..iblis..

Ah iblis..., selalu saja menjadi "tumpahan penyebab" sedari dulu..

"Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa." (Kata-kata Saulus, seorang ahli agama Yahudi yang menjadi Kristen)

citra diri

memulihkan citra diri (bukan menurut orang lain) dari "dalam" diri sendiri. mau menjawab panggilanNYA. dan mau berkorban. hal2 di atas dapat menjadi pertahanan yang cukup kuat atau bahkan kuat.

belum ngerti

masih belum ngerti maksudnya...

tak apa2

belum mengerti juga tidak apa2, tidak haru ngerti

alasan klasik iblis melulu

alasan klasik iblis melulu padahal secara tidak langsung kita yang mengundang iblis masuk dalam hidup kita saya setuju dengan komentar pemulihan citra diri ,kalau anda oleh kepekaan yang diberikan kepada anda merasa jengkel dengan gereja, saya ragu apakah citra diri anda sudah benar?bukankah kekecewaan senjata iblis untuk meruntuhkan iman dan berbuat dosa? memang benar gereja yang paling baik adalah saat kita bersekutu dalam hadiratNya tetepi janganlah kita menjauhkan dari pertemuan pertemuan ibadah"Gereja"

ah... YHWH kalah dari iblis ?

YHWH itu gimana sih ? punya otoritas penuh nggak sih ? apa nggak bisa hancurkan iblis hanya dengan "1x kedip mataNYA" ?

YHWH ga akan kalah dari IBLIS dong,he...

Ga kalah, cuma mau nunjukkin keadilanNya, dan mau menciptakan manusia yg segambar denganNYa, melaui proses,....Dia kan ga terbatas ruang dan waktu,...jadi semua nya endingnya pasti IBLIS kalah, dan kita yg disempurnakan manjadi ahli waris BAPA kita di dalam Surga.... Jangan lupa lho, kitakan diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, jadi ALLAH BAPA adalah Bapa kita di dalam Yesus Kristus.

Tanpa Yesus Kristus yg mati dan bangkit buat kita, benih sorgawi kita akan direbut IBLIS selamanya.....dan kita hanya menuggu kebinasaan.

Tapi puji syukur, Yesus telah mati dan bangkit buat kita.......Kalo Yesus nabi atau guru, percuma Dia mati buat kita,soalnya benih manusia ga ada efeknya buat kita,......tapi kan Yesus adalah ALLAH yg menjadi manusia, untuk membuktikan keadilanNya terhadap manusia,Iblis, Malaikt, dan semua aspek., karena apa adanya Dia adalh adil.

Sekal lagi ini cuma pendapat gw lho,ya,...he,,.....